Rabu, 26 Agustus 2020

(Literasi Ep. 17) Jumlah Air di Muka Bumi Selalu Sama?

Air adalah sumber kehidupan semua makhluk di BumiSekitar 71% atau hampir seluruh permukaan Bumi tertutup air.

Air di Bumi diperkirakan berjumlah 326 juta mil kubik atau 1.332 miliar kilometer kubik. Air memiliki siklus hidrologi, sehingga jumlah air di Bumi tidak berkurang.

Hidrologi adalah cabang Ilmu Geografi yang mempelajari pergerakan air dan kualitas airdi Bumi. Orang yang ahli dalam bidang hidrologi disebut hidrolog.

Air di permukaan Bumi selalu mengalami perputaran (sirkulasi) yang disebut siklus hidrologi. Siklus hidrologi atau siklus airberlangsung sepanjang waktu.

Siklus air adalah proses perputaran atau daur ulang air yang berurutan secara terus-menerus. Dengan adanya siklus air, maka jumlah air di permukaan Bumi relatif tetap.

Air yang ada di permukaan Bumi, seperti airdanau, air sungai, rawa, lautan, gletser, dan waduk, karena penyinaran Matahari berubah menjadi uap.

Kemudian, karena tiupan angin, uap itu bisa membubung tinggi. Lalu, karena suhu semakin rendah, uap air itu membeku dan jatuh ke permukaan Bumi menjadi hujan.

Sinar Matahari merupakan sumber tenaga penyebab terjadinya penguapan air dari laut, danau, dan sungai. Proses ini disebut evaporasi.

Uap air di atmosfer berubah menjadi awan dengan adanya kondensasi. Jadi, kondensasi adalah berubahnya awan menjadi titik-titik air, yang kemudian akan menjadi air hujan.

Proses itu disebut presipitasiHujan yang jatuh ke permukaan tanah akan meresap ke dalam tanah yang disebut dengan proses infiltrasi.

Air di dalam tanah berkumpul dan keluar ke permukaan tanah menjadi mata air.

Dari mata air ini, air mengalir ke sungai dan bermuara di danau dan laut. Begitulah airbersirkulasi terus-menerus.

Siklus hidrologi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu siklus pendek, siklus, sedang, dan siklus panjang. Berikut ini penjelasan ringkasnya:

  1. Siklus pendek yaitu air laut menguap, terjadi kondensasi, lalu uap airmembentuk awan dan selanjutnya terjadi hujan yang jatuh ke laut lagi.
  2. Siklus sedang, yaitu air laut menguap, terjadi kondensasi, uap air terbawa angin dan membentuk awan di atas daratan, hujan jatuh di daratan menjadi air darat, selanjutnya kembali ke laut.
  3. Siklus panjang, yaitu air laut menguap, terjadi kondensasi, uap air terbawa angin dan membentuk awan di atas daratan hingga ke pegunungan tinggi, jatuh sebagai salju, terbentuk gletser, mengalir ke sungai, selanjutnya kembali ke laut.
Sumber : https://bobo.grid.id/read/082278472/siklus-hidrologi-membuat-jumlah-air-di-bumi-tetap-sama-kenapa-begitu?page=3

Jawab pertanyaan berikut ini dalam buku literasi kamu dengan jawaban lengkap dan jangan lupa untuk tinggalkan jejak dengan menulis nama lengkap dan kelas di kolom komentar.

1. Mengapa jumlah air di bumi tidak pernah berkurang?
2. Kapan terjadi siklus hidrologi?
3. Apa yang membedakan siklus pendek dan siklus panjang pada siklus hidrologi?
4. Menurutmu, apakah hujan hanya bisa terjadi secara alami, atau dapat dibuat (hujan buatan)?
5. Menurutmu, apakah hujan dapat dicegah? Bagaimana cara mencegah turunnya hujan?

Kamu juga diwajibkan menyalin jawaban kamu di lembar jawab di bawah ini (klik pada tulisan lembar jawab di bawah ini)

Lembar Jawab

5 komentar: